ORINEWS.id – Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Sosialisasi PMB 2026 di SMA Negeri 1 Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini menyasar siswa kelas XII sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi yang sebelumnya dilakukan di sejumlah sekolah di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.
Di hadapan ratusan siswa, tim prodi memaparkan jalur masuk perguruan tinggi negeri serta peluang karier lulusan Ilmu Perpustakaan di era digital.
Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin MLIS, mengatakan pihaknya ingin memastikan siswa mendapatkan informasi utuh terkait pilihan studi dan prospek kerja.
“Ilmu Perpustakaan hari ini tidak lagi identik hanya dengan buku dan rak. Mahasiswa dibekali kompetensi digital seperti pengelolaan arsip elektronik, metadata, literasi informasi, desain web, manajemen konten hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk perpustakaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, calon mahasiswa dapat mendaftar melalui tiga jalur utama, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT–UTBK), dan jalur mandiri yang diselenggarakan universitas.
“Untuk SNBT UTBK pendaftaran mulai 25 Maret – 7 April 2026 sementara jalur reguler yakni seleksi khusus yang diselenggarakan langsung oleh universitas dimulai April sampai Juni 2026,” jelas Mukhtar.
Jalur SNBP diperuntukkan bagi siswa dengan rekam jejak akademik dan prestasi yang konsisten, sementara SNBT–UTBK berbasis tes nasional. Adapun jalur mandiri mencakup seleksi berbasis tes SSE, prestasi, tahfidz, portofolio, serta jalur khusus lulusan dayah dengan ijazah mu’adalah yang terdaftar di Kementerian Agama.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FAH UIN Ar-Raniry, Nazaruddin MLIS PhD, menegaskan tidak ada perbedaan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) antara mahasiswa yang diterima melalui jalur nasional maupun jalur mandiri.
“Penetapan UKT didasarkan pada kemampuan ekonomi mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku, bukan pada jalur masuk,” kata Nazaruddin.
UIN Ar-Raniry saat ini berstatus akreditasi Unggul, sementara Prodi Ilmu Perpustakaan juga telah meraih akreditasi Unggul dengan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).
Dalam sosialisasi tersebut, tim prodi juga memaparkan profil lulusan, di antaranya sebagai pustakawan dan spesialis informasi, arsiparis, kurator digital, hingga asisten peneliti bidang perpustakaan dan informasi.
Peluang kerja terbuka di berbagai sektor, mulai dari perpustakaan nasional dan daerah, perguruan tinggi, lembaga arsip, kementerian dan lembaga pemerintah, hingga industri konten digital, media massa, startup teknologi, dan lembaga riset.
Selain kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, prodi ini juga didukung laboratorium komputer dan kearsipan digital, jejaring alumni, program magang di instansi pemerintah maupun swasta, serta dosen lulusan perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, dan tahapan PMB 2026 dapat diakses melalui laman resmi admisi UIN Ar-Raniry. []






























