TERBARU

NasionalNews

TNI Kerahkan Puluhan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Kayu di Langkahan Aceh Utara

ORINEWS.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan kayu di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (24/1/26).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi lingkungan dan akses jalan yang tertutup material kayu akibat banjir dan derasnya arus sungai beberapa waktu lalu.

Tumpukan kayu yang menutupi sejumlah titik, khususnya di Dusun Pante Reusip dan Dusun Pante Seupeng, dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Selain menghambat akses jalan, material tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan warga, merusak fasilitas umum, serta memperparah risiko banjir susulan apabila tidak segera ditangani.

Mobilisasi alat berat dilakukan sejak pagi hari dari titik penampungan menuju lokasi sasaran. Setibanya di Desa Geudumbak, personel TNI dari Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara bersama para operator langsung melaksanakan pekerjaan pengangkutan, penataan, dan pembersihan kayu yang menutupi badan jalan serta area pemukiman warga. Proses ini berlangsung secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Baca Juga
Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum Disebut Akan Cari Keadilan Usai Didiskriminalisasi

Kegiatan tersebut turut melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Yonzipur 5/ABW, serta dukungan dari anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Total puluhan unit alat berat dikerahkan, terdiri dari berbagai jenis beko biasa, beko capit, dan doser yang digunakan untuk mempercepat proses pembersihan material kayu di sepanjang akses jalan desa.

Di lapangan, anggota Koramil 29/Langkahan, termasuk para Babinsa Desa Geudumbak turut melakukan pendampingan dan pengamanan kegiatan. Perangkat desa setempat juga terlibat aktif dalam membantu koordinasi serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekat ke area kerja demi menghindari risiko kecelakaan akibat pergerakan alat berat.

Koordinasi yang solid antara unsur TNI, pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat setempat membuat kegiatan pembersihan berjalan aman, tertib, dan efektif. Selain membersihkan tumpukan kayu yang menutup jalan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memulihkan kembali akses utama yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti ke ladang, ke sekolah, dan ke pusat perekonomian desa.

Baca Juga
Polres Nagan Raya Berhasil Tangkap Pelaku Pembakaran Alat Berat

Warga Desa Geudumbak menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Kemhan, Mabes TNI, dan seluruh pihak terkait. Menurut mereka, keberadaan tumpukan kayu selama ini sangat menghambat mobilitas dan menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya banjir ulang. Dengan adanya pembersihan ini, warga berharap kondisi lingkungan segera kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman dan lancar.

Melalui kegiatan mobilisasi dan pekerjaan alat berat ini, TNI kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan masyarakat dalam menghadapi dampak banjir ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia.

Diharapkan, dengan selesainya proses pembersihan tumpukan kayu tersebut, aliran sungai dan akses jalan di Desa Geudumbak dapat kembali berfungsi normal, risiko bencana susulan dapat diminimalisir, serta kehidupan masyarakat setempat berangsur pulih menuju kondisi yang lebih aman dan nyaman. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks