TERBARU

Sains

Pecah Rekor, 18.000 Jejak Dinosaurus Ditemukan di Pesisir Kuno Bolivia

ORINEWS.id – Jutaan tahun sebelum manusia mengenal jalan dan kendaraan, permukaan Bumi telah dilalui makhluk raksasa yang meninggalkan jejak abadi. Kini, di Bolivia bagian tengah, para ilmuwan menemukan “arsip” alam yang luar biasa, berupa ribuan tapak kaki dan jejak renang dinosaurus yang membuka jendela baru menuju kehidupan di garis pantai purba. Dinosaurus apa saja yang pernah berkeliaran di tempat itu?

Penemuan jejak dinosaurus di Bolivia

Lokasi penemuan jejak dinosaurus berada di sepanjang wilayah yang dulunya merupakan garis pantai purba. Menurut studi, terlihat pula jejak gelombang air yang memanjang sejajar dengan tapak kaki dan bekas lainnya dalam arah barat laut–tenggara.

Sebagian besar jejak berasal dari dinosaurus berkaki dua dengan tiga jari yang dikenal sebagai theropoda, yang hidup pada akhir Periode Kapur (145 juta hingga 66 juta tahun lalu). Namun, para peneliti juga mencatat bahwa banyak jejak burung turut terawetkan.

Temuan ini dipublikasikan dalam studi berjudul “Morphotypes, preservation, and taphonomy of dinosaur footprints, tail traces, and swim tracks in the largest tracksite in the world: Carreras Pampa (Upper Cretaceous), Torotoro National Park, Bolivia” yang terbit di jurnal PLOS One.

Carreras Pampa mengawetkan jejak theropoda yaitu dinosaurus berkaki dua dengan tiga jari FOTOJeremy McLarty kiri dan Raúl Esperante kanan
Carreras Pampa mengawetkan jejak theropoda, yaitu dinosaurus berkaki dua dengan tiga jari. FOTO/Jeremy McLarty (kiri) dan Raúl Esperante (kanan).

“Ini adalah jumlah jejak kaki dinosaurus terbanyak yang pernah ditemukan dalam satu lokasi jejak sejauh ini,” kata salah satu penulis studi, Jeremy McLarty, seorang paleontolog dan profesor madya di Southwestern Adventist University, Texas, kepada Live Science. “Selain menyimpan jumlah jejak dinosaurus terbanyak di dunia, lokasi ini juga menyimpan jumlah jalur renang dinosaurus terbanyak yang pernah ditemukan.”

Baca Juga
Samsung Rilis TV AI Neo QLED 8K, Harga Mulai Rp54,9 Juta

Secara keseluruhan, McLarty dan rekan-rekannya menghitung 16.600 jejak kaki theropoda dan 1.378 jejak renang. Temuan ini berasal dari situs Carreras Pampa di Bolivia, yang sebelumnya sudah diketahui keberadaannya tetapi belum pernah dipelajari atau didokumentasikan secara menyeluruh.

Dilansir laman Live Science, Carreras Pampa membentang seluas 7.485 meter persegi di Taman Nasional Torotoro. Tahap awal penelitian melibatkan pembersihan puing-puing dari bekas tapak dinosaurus menggunakan sapu, menyingkirkan bebatuan, serta mengangkat sedimen di area yang diduga menyimpan jejak tambahan.

Tim peneliti menemukan variasi bentuk dan ukuran jejak yang sangat besar, menandakan bahwa banyak jenis theropoda berkeliaran di sepanjang garis pantai purba tersebut. Beberapa jejak memiliki panjang kurang dari 10 sentimeter, yang tergolong langka dalam catatan fosil. Para peneliti belum dapat memastikan apakah jejak kecil ini berasal dari spesies theropoda berukuran kecil seperti Coelophysis atau dari individu muda spesies yang lebih besar.

Jejak terbesar memiliki panjang lebih dari 30 sentimeter, yang diduga dibuat oleh theropoda berukuran menengah seperti Dilophosaurus atau Allosaurus. Sementara itu, theropoda besar seperti Tyrannosaurus rex dan Giganotosaurus biasanya meninggalkan jejak kaki sepanjang sekitar 40 sentimeter.

Baca Juga
Bagaimana Dinosaurus Predator Bisa Berjalan dan Berburu dengan Dua Kaki?

Carreras Pampa menjadi lokasi yang unik karena jejak-jejaknya memperlihatkan beragam perilaku dinosaurus, mulai dari berjalan, berlari, berenang, menyeret ekor, hingga berbelok tajam. McLarty mengungkapkan, situs ini menyimpan bukti dari beberapa jenis perilaku lokomosi yang terawetkan secara tidak biasa, serta salah satu jumlah bekas seretan ekor dinosaurus terbanyak di dunia.

Jejak renang tersebut berupa alur lurus atau berbentuk koma, yang sering kali disertai satu atau dua alur serupa berukuran lebih kecil di sampingnya. Alur utama terbentuk ketika theropoda menggores sedimen dasar perairan dengan jari tengah kakinya, sementara alur yang lebih kecil berasal dari jari-jari lainnya. Berbeda dengan lokasi lain yang hanya menyimpan jejak renang individu, Carreras Pampa memperlihatkan jejak renang kiri dan kanan yang bergantian.

Melimpahnya jejak menunjukkan bahwa Carreras Pampa dulunya merupakan “jalan raya” prasejarah, dan orientasi sejajar dari beberapa jalur jejak mengisyaratkan bahwa sebagian dinosaurus mungkin bergerak dalam kelompok.

Bolivia memang dikenal sebagai wilayah kaya jejak dinosaurus.

“Lokasi dengan jumlah jejak terbanyak berikutnya juga berada di Bolivia,” kata McLarty. “Situs Cal Orck’o terletak di tambang aktif berupa dinding hampir vertikal yang panjang dan sempit. Sementara itu, Carreras Pampa menyebar di area yang jauh lebih luas.” [source:nationalgeographic]

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks