TERBARU

Gaya HidupSeleb

Setelah 35 Tahun, Doraemon Pamit dari Layar Kaca Indonesia

ORINEWS.id – Serial animasi legendaris Doraemon mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah dikabarkan pamit dari televisi nasional. Informasi itu pertama kali diunggah oleh akun X @IndoPopBase pada Senin, 5 Januari 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa kartun asal Jepang yang telah menemani pemirsa Indonesia selama puluhan tahun itu tidak lagi ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional. RCTI disebut sebagai stasiun yang selama ini identik dengan penayangan Doraemon.

“Doraemon sudah berhenti tayang di RCTI. 35 tahun berlalu (sejak 9 Desember 1990) dari stasiun TV ini rutin menayangkannya. Mulai jadwal Minggu pagi, sampai sempat tiap hari,” bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.

Sejak era 1990-an, Doraemon dikenal sebagai salah satu tayangan anak paling ikonik di Indonesia. Kehadirannya setiap akhir pekan bahkan telah menjadi bagian dari rutinitas keluarga, dengan penonton lintas generasi yang tumbuh besar bersama kisah robot kucing dari abad ke-22 itu.

Baca Juga
Malam Ini, Bank Aceh Property Expo Digelar
DONASI TAHAP KEDUA

Perjalanan Panjang di Televisi Indonesia

Sejak pertama kali hadir di televisi nasional, Doraemon berhasil mencuri perhatian anak-anak hingga orang dewasa. Cerita tentang persahabatan Doraemon, Nobita, dan kawan-kawan tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga menyelipkan pesan moral tentang kejujuran, tanggung jawab, dan empati.

Selama bertahun-tahun, serial ini dikenal memiliki basis penggemar yang kuat serta rating yang relatif stabil, menjadikannya salah satu program anak terlama dan paling konsisten di layar kaca Indonesia.

Asal Usul Doraemon

Doraemon merupakan karya mendiang Fujiko F. Fujio, mangaka asal Jepang. Adaptasi animenya diproduksi oleh Shin-Ei Animation dan ditayangkan di Jepang melalui TV Asahi, dengan proses produksi yang terus berjalan hingga kini.

Sebelum dikenal sebagai serial televisi, Doraemon bermula dari manga yang pertama kali diterbitkan pada 1969. Karya tersebut kemudian berkembang menjadi waralaba besar yang mencakup serial animasi, film layar lebar tahunan, serta berbagai produk budaya populer yang dikenal lintas negara.

Masih Bisa Ditonton di Platform Lain

Meski tidak lagi tayang di televisi nasional, Doraemon masih dapat disaksikan melalui sejumlah platform streaming resmi dan saluran digital berlisensi. Kondisi ini menunjukkan bahwa Doraemon belum sepenuhnya “pamit”, melainkan mengikuti perubahan pola konsumsi media di tengah pergeseran kebiasaan menonton masyarakat.

Baca Juga
Polisi Geruduk Tambang Emas Ilegal di Pidie, Lokasi Ditutup dan Barang Bukti Dimusnahkan

Peralihan tersebut juga mencerminkan strategi global industri hiburan yang kini semakin mengedepankan distribusi konten secara daring seiring berkembangnya teknologi digital. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks