TERBARU

Lingkungan

Agam Kembali Diterjang Banjir Bandang, Akses Bukittinggi-Pasaman Lumpuh Total

ORINEWS.id – Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Detik-detik galodo atau banjir bandang yang membawa material batu, lumpur hingga kayu gelondongan terekam video amatir warga, Senin (15/12/2025).

Tampak galodo menerjang permukiman dan menyebabkan kerusakan parah. Salah satu wilayah terdampak parah adalah kawasan Danau Maninjau, tepatnya di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.

Material banjir yang turun dari tebing bukit dengan deras berhasil menjebol dinding SDN 14 Jorong Labuah. Sekolah ini sebelumnya sudah porak-poranda diterjang bencana serupa akhir November 2025 lalu.

Menurut warga, hujan yang turun sekitar pukul 12.00 siang hanya berlangsung selama satu setengah jam. Namun, debit air meningkat drastis, meluap, dan merendam kawasan sekolah serta permukiman sekitarnya dengan air berwarna keruh. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman karena kondisi semakin memburuk hingga menjelang malam.

Baca Juga
Istri Bobon Santoso Tak Tahu Suami Mualaf, Kaget saat Komentari Video, Kini Saling Unfollow
DONASI TAHAP KEDUA

Banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Palembayan, memicu luapan air di Kayu Pasak, Koto Alam, dan Silungkang. Warga di sana memilih menghentikan aktivitas dan mencari tempat perlindungan yang aman.

Di Kecamatan Palupuh, hujan deras memicu tanah longsor di ruas Jalan Bukittinggi–Pasaman, tepatnya di Paninggiran Ateh Nagari Nan Limo. Longsor menimpa badan jalan dan sempat menyebabkan kemacetan total.

Kondisi tanah yang basah dan labil meningkatkan risiko longsor susulan. Retakan besar terlihat jelas di tebing, bahkan tiang listrik di sekitar lokasi terancam roboh dihantam longsoran. Pantauan iNews, titik tanah longsor baru saja dibersihkan. Longsor terjadi pukul 14.30 WIB dan baru satu jam bisa dilewati.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di wilayah rawan banjir dan longsor.

Warga diminta segera mengungsi ke tempat aman saat hujan deras turun, mengingat prediksi BMKG menyebutkan curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. []

Baca Juga
Pemerintah Diminta Serius Tangani Perdagangan Satwa Liar Lintas Negara

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks