ORINEWS.id – Dewan Pengurus Pusat Rumah Keluarga Bersama (DPP-RKB) menerjunkan tim ke lokasi terdampak bencana paling parah di Aceh, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, untuk membantu para korban, Minggu (12/12/2025).
Dari 18 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah terparah. Sekitar 90 persen wilayah ini hancur dihantam banjir dan longsor pada akhir November lalu.
Di lapangan, tim RKB yang dipimpin Sekretaris DPW RKB Aceh, Reza Gunawan, bersama rombongan menyisir sejumlah lokasi terparah di Aceh Tamiang, seperti Desa Rantau Panjang, Desa Johar, Desa Banai, Desa Tanjung Seumantoh, hingga beberapa desa lainnya di kawasan Simpang Opak.
Bantuan yang disalurkan RKB kepada para korban bencana antara lain makanan kaleng, roti, susu cair, pakaian dalam, peralatan mandi, pembalut, serta seperangkat alat salat seperti sajadah, sarung, dan mukena. RKB Aceh juga mendapat dukungan 100 botol madu murni dari Riyadh Store Banda Aceh yang digabungkan ke dalam paket RKB Peduli Bencana Aceh.
“Kami tidak lagi menyalurkan sembako, karena pemerintah dan pihak lain sudah membantu itu. Jadi kami menyalurkan bantuan lain dari hasil pantauan sebelum turun, sesuai dengan apa yang dibutuhkan para korban bencana,” ungkap Reza.
Reza mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan awal yang bersumber dari donasi pribadi para pengurus DPP RKB. Ke depan, RKB akan berupaya menggalang dana dan mencari sumber bantuan lain untuk menyalurkan bantuan lanjutan ke daerah-daerah terdampak bencana di Aceh.
“Kami akan terus berupaya semampu kami agar bisa menolong para korban bencana, khususnya di daerah-daerah terpencil yang minim bantuan,” ujar Reza.
“Ini bukan soal banyak atau tidaknya bantuan yang kita berikan, tetapi apakah kita bergerak atau tidak untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” tambahnya.
Selain bantuan dari RKB Pusat, RKB Aceh juga membantu menyalurkan bantuan sembako hasil penggalangan dana Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh. Bantuan tersebut berasal dari para donatur, di antaranya Warung Spesial Sambal Yogyakarta, dan diterima oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tamiang, Erwan. RKB Aceh juga menitipkan sejumlah paket bantuan kepada Ketua PWI Aceh Tamiang untuk kalangan wartawan yang menjadi korban banjir bandang, khususnya korban terparah.
Sebelum menyalurkan bantuan, Reza dan tim RKB Peduli Bencana Aceh terlebih dahulu mencari informasi dari relawan dan warga Aceh Tamiang terkait wilayah-wilayah terparah yang minim bantuan. Hal ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para korban.
“Dari informasi yang kami terima, masih banyak wilayah terpencil di Tamiang yang membutuhkan bantuan. Apalagi pascabanjir, banyak korban yang kehilangan seluruh harta benda dan rumah mereka lenyap disapu banjir bandang. Sebagian korban hanya tinggal baju berlumpur di badan, sementara rumah dan harta mereka habis tersapu,” imbuh Reza, yang juga pengurus SMSI dan PWI Aceh.
“Jadi dalam penyalurannya, kami tidak lagi ke posko pengungsian agar bantuan tidak menumpuk. Kami menyisir rumah-rumah warga di desa terpencil dan menemui korban yang masih bertahan di rumah atau tenda-tenda di sekitar rumah mereka,” tambahnya.
Ketua Umum DPP RKB, Wigit Bagoes Prabowo, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah awal para pengurus RKB Pusat sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Aceh.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kami di Aceh yang tertimpa musibah. Kami akan terus menggalang donasi agar bisa kembali menyalurkan bantuan ke Aceh. Semoga saudara-saudara kami di Aceh yang tertimpa musibah bisa tabah dan diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya.
“Aceh adalah keluarga kami. Duka Aceh adalah duka kami juga. Insya Allah, kami akan terus berupaya membantu saudara-saudara kami di Aceh,” tambah Wigit.
Sementara itu, Ketua RKB Aceh, Aldin NL, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan jajaran pengurus RKB Pusat. Ia berharap penggalangan dana dapat terus dilakukan dan bantuan kembali disalurkan kepada para korban, mengingat dari tiga provinsi di Sumatera yang dilanda bencana, Aceh merupakan daerah terparah dengan jumlah korban terbesar.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat dan dibutuhkan para korban. Apalagi saat ini masih banyak korban bencana yang minim bantuan dan sangat membutuhkan uluran tangan kita. Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua dan kita bisa terus berjuang membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” tutupnya.
Tokoh masyarakat Desa Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Sulaiman, juga mengucapkan terima kasih kepada RKB Pusat dan RKB Aceh yang telah membantu warga di desanya. Hal senada disampaikan perwakilan warga Desa Tanjung Seumantoh serta Ketua PWI Aceh Tamiang, Erwan.
Untuk diketahui, RKB merupakan salah satu organisasi relawan pemenangan Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024. RKB berpusat di Jakarta dan memiliki jaringan pengurus provinsi serta kabupaten/kota (DPW dan DPC) di hampir seluruh Indonesia. Saat ini, RKB bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, salah satunya melalui program Warga Bantu Warga yang menyalurkan bantuan sembako bagi warga kurang mampu. []


































