TERBARU

NasionalNews

Prabowo Lantik Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie Jadi Ketua

ORINEWS.id – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri pada Jumat, 7 November 2025. Komisi yang beranggotakan sepuluh tokoh dengan latar belakang hukum ini dibentuk untuk mempercepat agenda pembenahan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Tiga dari sepuluh anggota tersebut merupakan mantan Kapolri.

Pembentukan komisi ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian. Dalam acara pelantikan yang digelar di Istana Negara, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan bagi seluruh anggota.

Advertisements
Ad 147

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundangan-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap para anggota mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden.

Komisi ini dipimpin oleh Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama periode 2003–2008 sekaligus mantan anggota DPD RI 2019–2024. Jimly akan bertindak sebagai ketua merangkap anggota.

Baca Juga
Rekom Gerindra untuk BN Holik-Faizal Bikin PKS Kabupaten Bekasi Kaget

Berikut sepuluh nama anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dilantik Presiden Prabowo:

  1. Jimly Asshiddiqie menjabat sebagai ketua merangkap anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Jimly merupakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama 2003–2008 sekaligus mantan Anggota DPD RI periode 2019-2024.

  2. Yusril Ihza Mahendra, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas). Yusril juga merupakan mantan Menteri Sekretaris Negara periode 2004-2007

  3. Supratman Andi Agtas, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Menteri Hukum saat ini. Ia juga sempat menjabat sebagai Menkumham menjelang akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sebelumnya Supratman menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 dan 2019-2024.

  4. Otto Hasibuhan, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas). Otto sebelumnya merupakan seorang pengacara.

  5. Jenderal (Purn) Tito Karnavian, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Menteri Dalam Negeri saat ini. Tito merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa pada 1987 dan merupakan Mendagri periode 2019-2024 dan Kapolri tahun 2016-2019.

  6. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Kapolri saat ini.

  7. Mahfud MD, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus mantan Menko Polhukam periode 2019-2024. Ia juga merupakan mantan Ketua MK periode 2008-2013 serta mantan Menhan era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

  8. Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Badrodin adalah peraih penghargaan Adhi Makayasa pada 1982 sekaligus mantan Kapolri periode 2015-2016.

  9. Jenderal (Purn) Idham Azis, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus mantan Kapolri pada 2019-2021.

  10. Jenderal (HOR) (Pur) Ahmad Dofiri, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian sejak 17 September 2025. Dofiri merupakan peraih Adhi Makayasa 1989 dan mantan Wakil Kapolri periode 2024-2025. []

Baca Juga
MTQ Aceh ke-37 Resmi Ditutup, Aceh Besar Raih Juara Umum

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks