ORINEWS.id – Perusahaan telekomunikasi asal Finlandia, Nokia, memperkenalkan ponsel pintar taktis terbaru mereka di ajang pameran pertahanan Defence and Security Equipment International (DSEI) 2025. Produk ini diberi nama Mission-Safe, yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan komunikasi pasukan keamanan dan pertahanan.
Nokia menghadirkan dua varian, Mission-Safe Pro dan Mission-Safe Ultra, yang keduanya mengusung teknologi 4G dan 5G. Ponsel ini diklaim mampu menyediakan komunikasi broadband terenkripsi di medan operasi yang penuh risiko.
“Ponsel pintar taktis ini mendukung aplikasi militer berbasis data dan multimedia dengan harga setara ponsel komersial, sekaligus memberikan peningkatan kesadaran situasional bagi pasukan,” tulis Nokia dalam siaran persnya.

Ketahanan dan Keamanan Tingkat Militer
Mission-Safe dikembangkan sesuai standar ketahanan MIL-STD-810H dan sertifikasi IP68. Ponsel ini dilengkapi layar Corning Gorilla Glass Victus, chipset tahan lama, serta kamera HD. Sistem operasinya berbasis Android yang diperkuat, dilengkapi enkripsi penyimpanan, perlindungan anti-rusak, serta pembaruan rutin tanpa bloatware.
Selain itu, perangkat ini telah divalidasi dengan portofolio Nokia Banshee untuk memastikan performa optimal di berbagai kondisi operasional.
Fitur Tambahan
Dalam pameran, Nokia juga menampilkan casing tangguh dengan baterai magnetik tambahan yang bisa memperpanjang daya pakai. Sistem dual-SIM memungkinkan pengguna memanfaatkan perangkat untuk kebutuhan pribadi di luar tugas militer atau keamanan.
Seorang perwakilan Nokia mengatakan kepada OVD bahwa sejumlah negara anggota NATO, termasuk Jerman, berpotensi menjadi pengguna ponsel Mission-Safe di masa depan. [source:overtdefense]









































































