TERBARU

InternasionalNews

PM Israel Netanyahu Terancam Dilarang Masuk Slovenia

ORINEWS.id – Pemerintah Slovenia tengah mempertimbangkan larangan masuk bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Republika Srpska Bosnia, Milorad Dodik. Wacana tersebut dibahas dalam sidang kabinet pada Kamis, 28 Agustus 2025, mengutip Al Mayadeen.

Menurut laporan portal berita N1, agenda larangan masuk dimasukkan secara rahasia tepat sebelum sidang dimulai. Dodik disebut sebagai salah satu target setelah dicopot dari jabatannya oleh komisi pemilihan umum pusat Bosnia menyusul vonis terakhir. Sementara Netanyahu menjadi subjek surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Advertisements
Ad 147

Kementerian Luar Negeri Slovenia, saat dimintai keterangan oleh Kantor Berita Slovenia (STA), hanya menyebut bahwa pemerintah sedang meninjau materi bersifat rahasia dan tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut. Informasi tidak resmi yang diperoleh STA menyebutkan, pemerintah memang sedang mempertimbangkan langkah tersebut.

Keputusan Akan Diambil pada Sidang Mendatang

N1 melaporkan, pembahasan di kabinet belum tuntas karena Kementerian Luar Negeri dan Urusan Eropa masih harus merampungkan materi. Keputusan terkait larangan masuk baru akan diputuskan pada sidang mendatang.

Baca Juga
Wartawan Peliput Proses Perdamaian Aceh Terima Penghargaan

Slovenia dikenal sebagai salah satu negara Uni Eropa yang proaktif mendukung Palestina. Pada 5 Juni 2024, parlemen negara itu mengakui Palestina sebagai negara merdeka dengan 52 suara mendukung tanpa satu pun suara menolak. Pengesahan itu tetap berlaku meski partai oposisi terbesar, SDS, keluar dari sidang.

Langkah itu diperkuat pada 6 Agustus 2024, ketika pemerintah Slovenia mengumumkan larangan impor barang-barang yang diproduksi di permukiman Israel. Selain itu, Ljubljana juga menyetujui paket bantuan tambahan untuk Gaza serta menginstruksikan kementerian terkait untuk mengkaji pelarangan ekspor barang Slovenia ke permukiman Israel. []

Komentari!

Artikel Terkait

Load More Posts Loading...No more posts.
Enable Notifications OK No thanks