Orinews.id|Banda Aceh – Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, M Jafar, membuka kegiatan Seminar Sosialisasi Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA) dan Workshop Penyusunan Strada Pencegahan Perkawinan Anak, di Hotel Kyriad Muraya, Selasa, 11 April 2023. M Jafar mengatakan, praktik perkawinan dini pada anak merupakan bentuk tindak kekerasan terhadap anak dan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), selain itu, perkawinan anak juga akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan berimplikasi pada tingkat kemajuan Indonesia dari segi pendidikan dan perekonomian. Sebab itu, pencegahan perkawinan dini adalah bagian dari perlindungan anak, di mana itu menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk negara, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, keluarga, dan orang tua atau wali. Selain itu, pencegahan perkawinan anak juga harus didukung secara menyeluruh melalui gerakan bersama dari hulu ke hilir untuk menciptakan generasi yang mampu mendongkrak kemajuan Indonesia. Sebagai langkah konkret untuk pencegahan perkawinan anak tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/ Bappenas bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah meluncurkan Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak (Stranas PPA) pada awal tahun 2020. Stranas PPA, terang Jafar, menjadi dokumen strategis yang menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah dengan mencakupi 5 sasaran strategis Stranas PPA yakni; optimalisasi kapasitas anak, lingkungan yang mendukung pencegahan perkawinan anak, aksesibilitas dan perluasan layanan, penguatan regulasi dan kelembagaan, serta penguatan koordinasi pemangku kepentingan. “Salah satunya kita bisa bekerjasama dalam hal ini dengan Dinas Dayah untuk sosialisasi pencegahan perkawinan anak, mengingat akan perkawinan anak cukup tinggi di tingkat Dayah dibandingkan sekolah umum,” kata Jafar. Apalagi, Jafar menerangkan, agenda pembangunan RPJMN 2020-2024 lebih berfokus pada sumber daya manusia, karena itu, perhatian terhadap anak menjadi penting, mengingat kualitas anak-anak Indonesia cukup tinggi yang populasinya mencapai sepertiga dari penduduk Indonesia. Bahkan, ungkapnya, Presiden juga telah mengamanatkan untuk terus melaksanakan ragam kegiatan dan program untuk menurunkan angka perkawinan anak hingga 8,74 persen pada tahun 2024. “Dampak dari perkawinan anak ini tidak bisa dianggap sepele karena memiliki berbagai dampak negatif yang tidak hanya merugikan anak, maupun keluarga, tetapi secara keseluruhan juga merugikan negara,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak sekaligus ketua panitia pelaksana, Amrina Habibi, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh bersama dengan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) dan INKLUSI yang merupakan Program dari Australia DFAT INDONESIA berkolaborasi untuk mengembangkan sistem perlindungan bagi Anak di Aceh, khususnya untuk Pencegahan Perkawinan Anak, dengan tema “Mencegah Perkawinan Anak, Memastikan Pemenuhan dan Perlindungan Hak Untuk Aceh Layak Anak”. Amrina menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mendiseminasikan STRANAS PPA sebagai bagian untuk nasional pembangunan dari arah pemenuhan dan perlindungan hak anak di Aceh, memetakan permasalahan dan tantangan serta peluang untuk penanganan dan pencegahan perkawinan anak di Aceh. Kemudian, menyusun rekomendasi strategis dan intervensi kunci lintas dinas/lembaga dan elemen masyarakat sipil di tingkat provinsi, mengenai upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak dalam mengakselerasi tercapainya Provinsi Aceh Layak Anak. [*]
Asisten I Sekda Aceh Buka Seminar Sosialisasi Stranas PPA
Artikel Terkait
Pemerintah Aceh Kembali Kirim Relawan ASN ke Aceh Tamiang, Fokus…
Pemerintah Aceh kembali mengintensifkan langkah penanganan pascabencana dengan menggelar…
Pemerintah Aceh Pastikan Huntara dan Huntap Segera Dibangun
Pemerintah Aceh memastikan proses pemulihan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi…
Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 500 Rumah untuk Korban Banjir Aceh Utara
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia akan membangun 500 unit rumah bagi warga terdampak…
Tak Hanya Tangani Bencana, Muzakir Manaf Juga Pikirkan Tradisi Meugang…
Di tengah kesibukannya memimpin penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh, Gubernur Aceh…
Mualem: Aceh Butuh Dukungan Pusat
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem tampil tegas dalam rapat pemulihan pascabencana…
Bekangdam IM Buka Dapur Umum untuk Pengungsi di Bener Meriah, Siapkan…
Bekangdam Iskandar Muda mendirikan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi…
Refleksi Sejarah dan Empati Bencana Aceh Warnai Peringatan Hari…
Peringatan Hari Internasional Laksamana Keumalahayati akan digelar di Banda Aceh melalui…
Hari Ini, Jembatan Bailey Kuta Blang Bireuen Sudah Bisa Dilewati
Jembatan Bailey Kuta Blang di Kabupaten Bireuen mulai hari ini, Sabtu (27/12/2025), sudah…
Wagub Aceh Minta TNI-Polri Tahan Arogansi Usai Insiden Aceh Utara
Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah atau yang akrab disapa Dek Fadh meminta TNI dan Polri…
21 Tahun Tsunami Aceh, UAS Pimpin Doa Bersama Ratusan Warga di Masjid…
Masyarakat Aceh mengikuti doa bersama dalam rangka memperingati 21 tahun tragedi tsunami…
Jembatan Tenge Besi di Bener Meriah Kembali Bisa Dilintasi
Jembatan Tenge Besi yang terletak di Desa Gemasih, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener…
114 Siswa Diktukba Polri Resmi Dilantik di SPN Polda Aceh
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melantik sebanyak 114 siswa Pendidikan…
Bersama Warga Pidie Jaya, Relawan Karst Aceh Pulihkan Ratusan Sumur…
Lumpur banjir masih menutup banyak halaman rumah di Kabupaten Pidie Jaya. Dari permukaan
Wakil Wali Kota Sabang Lantik Sembilan Pejabat Fungsional
Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus melantik dan mengambil sumpah sembilan pejabat…
Wagub Apresiasi Bantuan Menag Rp37,95 Miliar untuk Pemulihan Korban…
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama Nasaruddin
Wali Nanggroe: Bantuan Bencana Harus Masuk ke Aceh, Hutan Wajib…
Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menyampaikan…
Wali Nanggroe Serahkan 15 Ton Bantuan di Aceh Tamiang
Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, menyerahkan bantuan
Jelang Pergantian Tahun 2026, Forkopimda Sabang Keluarkan Seruan…
Menjelang pergantian Tahun Baru Masehi 2026, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Kapolda Aceh Sambut Kunjungan Mendagri, Paparkan Langkah Cepat Polri…
Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam…
HUT ke-26 DWP Aceh Besar, Tekankan Peran Ibu dalam Pendidikan Anak…
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita
































